Lakukan ini Selama 7 Menit dan Rasakan Perubahan dalam Hidupmu

Pernahkah kita merasa hidup begini-begini saja, biasa-biasa saja, seperti tidak ada sesuatu yang menarik? Flat, hampa, tidak bergairah, sudah usaha sana-sini sepertinya mentok, ingin melakukan dan mendapatkan banyak hal tapi satu pun belum ada yang tercapai?

Hem, pasti semua itu rasanya menyebalkan, yah? Hidup kok nggak ada asyiknya gitu, hehe.

Tenang, bukan Anda saja kok yang mengalami hal seperti itu, saya rasa setiap manusia pasati pernah berada di titik tersebut. Wajar dong yah namanya juga manusia. Masa hidup mau senang terus, kan mustahil. Semua berpasang-pasangan, ada gelap ada terang, ada siang ada malam, ada senang ada sedih, ada gagal ada sukses, ada banyak dan ada sedikit, semua itu sudah hukum alam.

Terus bagaimana solusinya kalau kita sering mengalami hal seperti itu? Yuk simak celoteh saya berikut ini.

Agar hidup kita berubah, coba deh lakukan 7 hal berikut setiap pagi ketika kita baru bangun tidur. Cukup 7 menit saja, nggak perlu lama-lama. Sebentar tapi konsisten itu lebih baik daripada lama tapi hanya sesekali saja.

1. Menit Pertama Diamlah Sambil Bersyukur

Maskudnya bagaimana? Nah ketika kita baru bangun tidur, duduk dulu jangan langsung melakukan aktivitas.

Duduk diam dan syukuri apa yang sudah kita lalui di hari kemarin. Saya coba uraikan detail di sini, karena sering kali kita lupa mensyukuri hal-hal yang tampaknya kecil. Padahal jika diambil nikmat tersebut, kita baru akan menyadari betapa sangat berharganya semua itu. Baca dengan penuh penghayatan, yah. Ini loh hal-hal yang sering sekali kita remehkan.

Bersyukur karena kita masih diberi nafas, coba kalau nafasnya distop, kita sudah tidak bisa lagi melihat dunia ini, apalagi membaca tulisan saya. Betapa banyaknya orang di luar sana bernafas saja masih harus menggunakan tabung oksigen dan membayar mahal. Sedangkan kita bisa bernafas gratis menggunakan oksigen pemberian dari Sang Maha Kuasa.

Yuk sama-sama tarik nafas lalu ucapkan alhamdulillah sambil tersenyum. Nah, lebih merasa enak, kan? Lega pastinya.

Bersyukur kita masih diberi kesehatan di saat orang lain banyak yang jatuh sakit karena pandemi ini.

Bersyukur kita masih diberi kekuatan, karena banyak di luar sana banyak orang yang mau jalan kaki saja tidak kuat karena harus memakai kursi roda.

Bersyukur kita masih bisa berpikir jernih, bisa bekerja dengan tenang, bisa makan sehari 3 kali pada saat di belahan bumi lain banyak yang mengalami kelaparan.

Bersyukur kita bisa pulang ke rumah tepat waktu setelah seharian bekerja meski di jalan terkena macet, karena banyak di luar sana orang yang bekerja tapi tidaktahu kapan pulang bahkan tidak bisa pulang.

Bersyukur jika kita masih punya suami atau istri, karena di luar sana masih banyak yang merasa tersiksa karena belum punya pasangan.

Atau yang belum punya pasangan pun bisa jadi harus lebih bersyukur, karena banyak yang punya pasangan tapi ingin kembali ke masa sendiri lagi disebabkan dia sering bertengkar dengan pasangannya.

Bersyukur kita masih punya kesempatan dalam berbagai hal apapun itu. Tentunya dalam hal kebaikan, yah.

2. Menit Kedua Lakukan Afirmasi

Afirmasi di sini lebih ke self talk, katakanlah pada diri kita sendiri bahwa saya mencintai diri saya, saya sangat bahagia, saya pasti bisa. Ketiga kata sederhana itu, tampak biasa tapi berdampak luar biasa. Karena tanpa disadari hal tersebut perlahan akan tertanam di mindset kita dan bisa menjadi kekutan tersendiri untuk melesat lebih jauh.

3. Menit Ketiga Lakukan Visualisasi

Betapa dahsyatnya kekuatan dan dampak dari visualisasi yang dilakukan secara rutin. Caranya adalah silahkan pejamkan mata, bayangkan dan rasakan betul-betul impian yang kita inginkan terwujud dalam waktu 2-5 tahun ke depan.

Seperti rumah impian yang kita inginkan, bisa melaksanakan haji dan umroh bersama keluarga tercinta, mobil impian, jumlah income kita, dan lainnya.

Ingat ya jangan hanya dibayangkan, tapi sekaligus dirasakan bahwa semua itu seperti sudah terwujud. Tanpa disadari pasti kita akan tersenyum sendiri pada saat melakukan visualisasi tersebut. Jika sudah bisa sambil tersenyum, dipastikan kita telah benar-benar membayangkannya, bukan merem karena ngantuk, hehe.

 4. Menit Keempat Bergeraklah

Sebelum melakukan aktivitas lain, gerakkan badan kita ke kiri, kanan, depan, belakang selama 1 menit. Tubuh yang bergerak akan terkoneksi sendiri ke pikiran. Maksudnya gerakan dari tubuh kita akan membuat otak ikut bergerak juga dan bisa membuat badan  menjadi segar.

Jika pikiran dan badan sudah saling terkoneksi dengan baik, keduanya akan merasuk ke dalam jiwa dan menghasilkan hal yang positif juga. Jika tubuh, pikiran, dan jiwa sudah bisa bekerja sama menghasilkan sesuatu yang positif, insya Allah sepanjang hari yang akan kita dapatkan juga hal-hal positif.

 5. Menit Kelima Bacalah Tulisan-tulisan yang Positif

Waktu pagi isilah dengan bacaan positif meksi itu hanya 1 menit. Membaca berarti mata kita melihat. Lalu merasuk ke dalam pikiran dan jiwa dan bisa memberikan efek positif untuk diri kita. Kalau saya berusaha membiasakan diri membaca Al Qur’an sebelum membaca hal lainnya. Selain bikin hati tenang, pikiran juga terang. Cobain deh.

 6. Menit Keenam Dengarkan Hal yang Positif

Dari pendengaran akan masuk ke perasaaan. Apa yang kita dengar akan berdampak pada rasa pada diri kita. Kalau saya pribadi, pagi hari suka mendengarkan murotal qur’an dari qori terfavorit yaitu Syekh Misyari Rasyid Al Lafasy. Suaranya begitu syahdu dan membuat hati ini sejuk. Setelah itu baru saya mendengarkan ceramah atau motivasi lain dari para motivator hebat kita.

7. Menit Ketujuh Tuliskanlah

Tuliskan apa yang dapat kita banggakan dari diri kita sendiri dan syukuri hal itu. Misal yang kita tulis seperti, ahamdulillah badan saya lebih segar dari kemarin. Kalau saya sering kali menuliskan, alhamdulillah saya punya kemampuan membuat website dan bisa membuka jasa pembuatan website di OrderWebsiteMurah.com dan menulis blog di MethaArum.com.

Saya besyukur sekali atas kedua aktivitas tersebut, dengannya saya bisa menjemput rezeki via online di tengah kesibukan sebagai ibu rumah tangga dan guru untuk anak saya.

Nah, pahami betul-betul 7 point di atas, yah. Sepertinya sudah cukup ya penjelasan dari saya di atas.

Yuk, bergerak. Segera praktikan hal tersebut, jangan hanya jadi wacana.

Siap berubah?

Semangaat… ^_^

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *