Tips Asyik Menjalankan Tugas sebagai IRT sekaligus Pebisnis Online

Ibu-ibu pernah tidak saat baru bangun tidur rasanya blank, bingung mau ngapain. Melihat seisi rumah masih berantakan, kerjaan lain belum beres, anak dan suami juga belum terurus, dan berbagai perkara lainnya. Rasanya jadi kayak cacing kepanasan alias kelabakan, haha…

Mungkin sebagian ibu rumah tangga pernah yah mengalami hal-hal seperti itu? Bahkan yang punya ART sekalipun pasti pernah juga mengalami hari-hari saat sedang tidak ada ART. Jadi, sebagian atau semua pekerjaan rumah tangga kembali dikerjakan sendiri.

Kalau saya pribadi sering mengalami hal seperti itu, apalagi pas mood sedang naik turun tidak jelas. Meskipun to do list sudah ditulis sedemikan rupa, tapi tidak semua bisa sesuai dengan harapan. Namanya perempuan lebih dominan perasaan dibandingkan logika. Ketika lagi mood swing, efeknya perencanaan yang sudah dirancang rapi, bisa terbengkalai begitu saja.

Kalau rasa tidak karuan tersebut dibiarkan berhari-hari, malah makin menjadi. Dalam perenungan, saya mencoba introspeksi diri, sebenarnya apa saja yang bisa menyebabkan hal-hal seperti itu kerap kali terjadi.

Mungkin setiap orang akan punya alasan yang berbeda, tapi kalau saya pribadi biasanya karena banyak rasa kurang bersyukur sedang menyelinap di dalam diri. Sedikit saja kita merasa “kurang” itu bisa merambat ke “rasa kurang” yang lain.

Akhirnya hati pun tidak tenang, nafsu menguasai pikiran ingin ini dan itu tapi tidak terpenuhi. Jadilah kita tidak mensyukuri apa yang sudah dimiliki.

Jika sudah seperti itu, hal pertama saya lakukan adalah diam dan istighfar. Kemudian melihat ke “bawah” kepada orang-orang yang mungkin kurang seberuntung kita. Lalu beralih melihat ke sekililing diri, mensyukuri apa yang sudah dipunyai. Ajaibnya tidak lama kemudian, hati kembali menjadi tenang, bibir mulai tersenyum, pikiran pun kembali terang benderang.

Selain karena faktor diri yang kurang bersyukur sehingga menyebabkan mood swing dan turunnya semangat dalam beraktivitas, ada beberapa hal yang biasa saya lakukan agar lebih semangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari sebagai ibu rumah tangga sekaligus penulis dan penjual online, yaitu :

 

1. Membuat To do List

Membuat to do list itu sangat penting untuk kita. 70% dari orang-orang yang berhasil adalah mereka yang membuat perencanaan terlebih dulu sebelum bertindak.

Jangan sampai waktu kita terbuang sia-sia dan tanpa sadar melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat. 30 menit saja kita lalai dalam sehari, itu bisa menjadi kerugian yang sangat besar di kemudian hari.

Buat to do list dari kita bangun tidur sampai tidur kembali. Isi dengan berbagai aktivitas yang manfaat agar hidup kita penuh keberkahan.

Misal dengan segudang aktivitas yang ada, kita merasa tidak punya waktu untuk membaca Al Qur’an atau membaca buku meski hanya 30 menit sehari. Tapi ketika dibuat to do list, ternyata kita tahu bahwa ada waktu 30 menit yang bisa diisi dengan kegiatan tersebut.

Membuat to do list menjadikan waktu kita lebih terarah dan kegiatan lebih efisien. Berbeda dengan mengerjakan sesuatu dengan mengalir begitu saja. Catat aktivitas apa saja yang akan kita lakukan sedetail mungkin. Meskipun nanti pada kenyataannya tidak semua bisa dikerjakan sesuai jadwal, setidaknya kita sudah berusaha lebih baik dari pada tidak membuat to do list sama sekali.

Hargailah waktu yang sangat sebentar ini selama kita masih hidup di dunia.

 

2. Bangun Dini Hari

Ada keberkahan waktu tersendiri yang dapat kita rasakan jika bangun lebih awal yakni dini hari. Saya pribadi menargetkan bisa bangun secara konsisten mulai pukul 03.00 dini hari, meskipun pada faktanya sering naik turun. Setidaknya berusaha punya niat yang lebih baik.

Kalau kita bangun dini hari, serasa ada keajaiban waktu di situ. Pekerjaan yang dilakukan pun menghasilkan sesuatu yang lebih maksimal daripada jika kita bangun kesiangan. Seperti menulis pada waktu dini hari, akan lebih banyak mendatangkan ide-ide segar dan kreatif.

Selain itu, fitrahnya badan akan lebih sehat jika bangun dini hari. Setelah itu, mandi. Air yang terkucur dari ujung kepala hingga ujung kaki pada dini hari, akan menguatkan tulang dan membuang toxin-toxin pada tubuh kita. Itulah kenapa mandi dini hari setelah bangun tidur itu menyehatkan.

Sudah siap mencoba? Yuk praktikan. Seger loh ^_^

 

3. Cicil Pekerjaan Menjadi Beberapa Bagian

Kalau saya pribadi setiap hari diusahakan mencuci dan menyetrika baju. Satu hari mencuci, satu harinya lagi menyetrika. Kalaupun hanya ada sedikit baju yang akan distetrika atau dicuci, tetap dikerjakan. Tidak perlu menunggu sampai menumpuk. Karena makin ditumpuk akan makin malas menyelesaikannya. Biasanya begitu, pengalaman. Hehe…

Begitu juga dengan mencuci piring, tiap selesai makan langsung cuci. Jadi tidak ada acara cucian piring menumpuk. Mengerjakan sesuatu yang sedikit itu lebih ringan dan mengasyikan, karena kita tidak merasa terbebani dengan kuantitas yang banyak.

 

4. Kerjakan Dulu Pekerjaan yang Kita Sukai

Kerjakan dulu mana yang membuat kita happy. Di antara deretan pekerjaan rumah tangga yang paling saya sukai adalah bersih-bersih. Jika rumah sudah bersih rasanya sebagian beban di pundak hilang seketika, hehe. Meski nantinya akan berantakan lagi karena punya anak balita, setidaknya sudah dibersihkan dulu. Berantakanlah dengan bersih, haha…

Maksudnya, asal lantai sudah disapu dan dipel, dan barang-barang yang terlalu banyak membuat berantakan sudah dirapikan dulu, nantinya kalau banyak mainan berserakan, merapikannya akan lebih mudah dan pekerjaan pun terasa ringan.

Kalau saya, pada saat malam hari sebelum tidur, biasanya beberes dulu seperti merapikan rumah, menyapu, ngepel, dan mencuci piring. Menyiapkan bahan masakan yang akan dimasak besok seperti membuat bumbu, motongin sayuran, dan lain-lain.

Jadi ketika kita bangun tidur, melihat rumah yang sudah rapi itu rasanya fresh sekali. Nah, ini yang membuat semangat saya ingin segera melakukan aktivitas selanjutnya. Kalaupun masak ya tinggal goreng-goreng saja, cempulung-cempunglin sayur. Sudah tidak ada lagi acara ngulek bumbu atau yang membuat kita berlama-lama di dapur, 30 menit kelar.

Sedangkan pekerjaan mencuci atau menyetrika baju bisa dilakukan siang hari. Jadi saat di pagi hari, kita mempunyai lebih banyak waktu untuk aktualiasi diri. Dan ini sangat amat menyenangkan dan membahagiakan sekali bagi saya yang seorang ibu rumah tangga tulen, hehe…

Ketika anak bangun tidur, kita sudah bisa menyambutnya dengan hati yang riang dan gembira. Dan pastinya kita juga sudah rapi dengan diri sendiri dalam artian sudah mandi, wangi, dan segar.

Setelah itu kita bisa menyiapkan segala kebutuhan anak yang mau sekolah, atau menemani anak belajar di rumah. Menyiapkan segala kebutuhan suami sebelum berangkat kerja. Dan semua itu dilakukan dengan hati yang bahagia.

Mood di pagi hari akan menentukan mood sepanjang hari. Sedangkan rasa di pagi hari, ditentukan oleh rasa di malam hari sebelum tidur. Maka, pintar-pintarlah mengolah rasa.

Oleh karena itu, sebelum tidur diusahakan tidak ada lagi rasa yang mengganjal di hati. Tidur dalam keadaan sudah bersih, berwudhu, dan berdoa. Insya allah akan menjadi malam yang penuh ketenangan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk kita.

 

5. Doa

Kenapa doa saya tulis di nomer paling akhir? Karena itulah kebiasaan kita, suka mengakhirkan doa. Yang pertama diandalkan ketika hendak beraktivitas sekecil apapun biasanya adalah diri kita sendiri. Kita lupa pada Sang Pencipta. Bahwa tanpa, Dia kita tidak punya daya dan upaya sama sekali.

Biasanya jika sudah berusaha kesana kemari, mengerjakan ini dan itu namun tak kunjung berhasil, barulah kita berdoa mengadu kepada Tuhan. Tidak ada yang salah, tapi alangkah lebih asyik kalau kita menempatkan doa itu di awal.

Cobain deh pasti hasilnya beda. Kayak saya pribadi lagi berusaha menerapkan doa di awal, sebelum beraktivitas minta dipermudah, diperlancar, dan dikuatkan untuk menjalakan aktivitas hari ini.

Alhamdulillah rasanya malah lebih dipermudah, dan beberapa pekerjaan bisa selesai dengan cepat dan bisa dijalankan dengan hati yang tenang. Tidak merasa terburu-buru.

Jika semua pekerjaan rumah tangga sudah selesai, barulah hati bisa tenang melanjutkan pekerjaan lain seperti menulis, jualan online atau hal lainnya. Kalau kegiatan online saya meliputi jasa pembuatan website, toko online, dan landing page di OrderWebsiteMurah.com – jualan frozen food di LafasyShop.com – produksi susu kurma di SusuKurma.id dan pastinya nulis blog di MethaArum.com

Meski kadang ego ingin langsung melakukan aktivitas yang kita sukai, misal menulis atau jualan online, namun selagi semua harus dikerjakan sendiri, pastinya mengerjakan tanggung jawab terlebih dulu sebagai ibu rumah tangga akan lebih menenangkan hati daripada kita memburu tugas lain meskipun itu mungkin penting menurut kita.

So, kerjakan mana yang menurut kita nyaman dan membuat hati tenang. Sebenarnya hal ini fleksibel yah, karena kondisi dan kebutuhan setiap orang itu berbeda. Tapi siapa tahu sharing dari saya ini bisa menjadi sedikit inspirasi untuk para IRT sekaligus pebisnis online yang sedang membutuhkan saran sekaligus semangat.

Nah kalau teman-teman, mana nih yang lebih suka dikerjakan duluan? Dan kalau boleh tahu memulai aktivitas start jam berapa?

Share yuk, biar saling menyemangati ^_^

20 comments on “Tips Asyik Menjalankan Tugas sebagai IRT sekaligus Pebisnis Online

  • Cahaya Novianti , Direct link to comment

    Bener mbak, kerjaan rumah nggak ada habisnya. Baju2 habis dicuci klo tdk segera dilipat atau disetrika,bisa beranakpinak..hehhe. To do list membantu bgt utk atur waktu👍

  • Yasinta Astuti , Direct link to comment

    Aku setuju banget bikin to do list, makanya sering banget beli post in untuk bagian yang penting-penting. Semangat ya kita menjalani peran sebagai IRT dan ngonline sekaligus hihi

  • Erly Damayanti , Direct link to comment

    Makasih banyak tips nya mbak, aku suka kacau ngerjain tugas sampai kadang numpuk hehee.. dengan gini, jadi nanti bisa siapin mama dulu yang mau dikerjain

    • metha , Direct link to comment

      Iya mba erly, dicicil juga biar lebih terasa ringan, makin ditumpuk malah makin males dan bikin tambah pusing, haha

  • Merida , Direct link to comment

    Waktu membaca artikel ini aku baru aja selesai mencuci piring season 2. Di sampingku masih teronggok dengan manjanya setumpuk cucian kering yang belum dilipat. Di ruangan keluarga mainan adik sudah berserak ke seluruh penjuru mata angin. Sementara beberapa job sudah memasuki tenggat waktu pukul 12 malam nanti. Hahaha. So far aku bawa enjoy aja, Mbak. Kondisi dengan anak bayi begini sulit untuk diprediksi. Jadi aku ga bikin to do list, tapi bikin reminder aja biar tanggung jawab tetap terlanksana dengan baik.

    • metha , Direct link to comment

      Amaziiing banget kalau gitu ya mba, emang harus dibawa happy, kalau enggak bisa setres sendiri, hehe

      Semangat selalu mba Merida

  • srijembarrahayu , Direct link to comment

    Setuju, to do list dan doa bantu banget kalau buat saya. Rasanya seru aja bisa check list daftar to do satu persatu, semacam pencapaian kecil yang bikin semangat buat lanjut ke next to do lainnya. Semangat dan sukses selalu untuk segala karya ya Mbak Metha.

  • Bety Kristianto , Direct link to comment

    Naah… bikin to do list itu selalu aja gagal aku lakukan Teh hehehe… Kalau untuk bangun dini hari aku juga jarang sih soalnya kalau bangun kepagian, siangnya aku takut ngantuk karena harus terjaga di jalan. Biasalah nasib jadi sopir tembak gini ini. Aku paling siasatin bangun jam 5 an lebih, beberes dan lain-lain, urusan nulis dan lainnya pas anak pada sekolah. Kalau selama SFH ini ya selama mereka on school, akunya ngapa-ngapain gitu hehe. Tipsnya menarik teh, nuhuun. Sehat slalu yaaa

    • metha , Direct link to comment

      Aku kalau kepagian juga ngantuk mbak, lagi ngebiasain nih. to do list juga gak 100% berhasil, tapi seenggaknya ada acuan. Hii

  • Dian Restu Agustina , Direct link to comment

    Bener bangets Mbak..kalau ada to do list bakalan ada rencana jadinya tahu seharian mau ngapain aja
    Tapi kalau soal bangun dini hari, dulu aku bisa, tapi dah remuk redam badan sekarang #halah..Dulu kuat sih, sekarang lemes kalau begadang atau bangun kepagian. Karena memang ga terbiasa tidur siang. Faktor U kali ..hihi
    Btw, tips yang lengkap ini…

    • metha , Direct link to comment

      Faktor u, plus mungkin krn makanan jg mba, aku juga gitu kadang badan nggak enak kebanyakan makan instan, selain faktor u 😀

  • Hani , Direct link to comment

    Waw…banyak aktivitasnya selain ibu rumah tangga. Bagi waktunya keren nih…
    Kerjaan ibu rumah tangga tea engga ada habisnya. Sip…aku yaa selalu bikin to do list sih. Tapi per harian aja. Hari ini mau apa…

    • metha , Direct link to comment

      Iya emang nggak akan ada habisnya. Kalau dijabanin gak akan kelar, ntar nggak ada waktu buat diri sendiri bisa sutris 😀😀😀

  • Dawiah , Direct link to comment

    Tips ke-4 tuh yang sering banget bikin terlena. Karena keasyikan dengan pekerjaan yang disukai akhirnya kerjaan lain terbengkalai.
    Harusnya saya bikin list nya dulu kali ya…biar tidak keteteran akibat kelamaan atau keasyikan dengan pekerjaan yang paling disukai.
    Saya paling suka tuh ngatur-ngatur pakaian di lemari, biasanya selemari saya bongkar terus atur. Atur sana atur sini, jadinya kelamaan wkwkwk.

    • metha , Direct link to comment

      Hii biar rapi terus ya mba lemarinya. Iya ak kalau kelamaan nginem ntar gak ada energi buat ngonline, udh capek duluan, jadi males. Jadi ttp ada acuan list

    • metha , Direct link to comment

      Aku dulu juga gitu mbak, hobi begadang. Tapi di badan gak enak, mending bangun lebih awal, lebih fresh dan sehat.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *